CAK IMIN SARIBATTANGKU MENGGELAR DIALOG “PERSAUDARAAN INDONESIA DALAM PERSPEKTIF POLITIK, PEMUDA DAN KEBUDAYAAN”

MHP. Makassar. Komunitas Relawan Abdul Muhaimin Iskandar (AMI) bernama Cak Imin Saribattangku menggelar dialog yang mengangkat tema “Persaudaraan Indonesia Dalam Perspektif Politik, Pemuda dan Kebudayaan”, Warkop Bundu Jl Aroepala Makassar,( Kamis: 09-11-2017).

Diketahui Relawan Cak Imin Saribattangku adalah kelompok Relawan Muda yang mendorong Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar sebagai Calon Wakil Presiden 2019 mendatang.

Puluhan Relawan Muda Cak Imin Saribattangku tampak antusias mendengarkan dialog yang menghadirkan tiga pembicara, yakni Pengamat Politik UIN Alauddin Makassar Dr Firdaus Muhammad, Budayawan Sulsel Safrillah Syahrir dan Direktur NU Riset Hari Yulianto.

Firdaus Muhammad dalam pemaparannya mengungkapkan potensi Cak Imin untuk menjadi Calon Wakil Presiden (Cawapres) sangat terbuka, bahkan menurutnya, Cak Imin layak didorong menjadi Calon Presiden (Capres).

“Pasca Gusdur, kekuatan politik Cak Imin melejit. Bahkan lebih bagus pada saat Ia menjabat menjadi menteri. Posisi tawar Cak Imin juga cukup kuat, itu terbukti saat Reshuffle jatah menteri PKB tidak pernah berkurang, yang ada hanya orangnya yang diganti,” ujar Firdaus.

Tampak Hadir dalam kesempatan dialog tersebut, Sekretaris DPW PKB Sulsel, Ahmad Sunnari Rafii dan beberapa pengurus dan kader PKB Sulawesi Selatan.

Dijamu Soto Kambing, Begini pesan Agus AN ke PW Ansor Sulsel

Pengurus Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Provinsi Sulawesi Selatan bersilaturahim di kediaman resmi wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Agus  Arifin Nu’mang, Kamis (08/11/2017) malam. Kunjungan ini tidak lain untuk mendapatkan arahan beliau selaku wakil ketua dewan penasehat GP Ansor Sulsel.

Pada kesempatan tersebut, Agus Arifin Nu’mang yang juga Musytasar Nahdatul Ulama (NU) berpesan kepada pengurus baru PW. GP Ansor untuk terus memperkuat kaderisasi serta melanjutkan tren positif pengurus sebelumnya.

“Program kerja yang sebelumnya terus dilanjutkan dan ditingkatkan. Kalau ada program yang belum sempat terlaksana pada periode sebelumnya, dapat direalisasikan di kepengurusan ini,” ujarnya.

Selain itu, Wakil Gubernur Sulsel dua periode tersebut mengingatkan pemuda Ansor untuk turut mencermati kondisi politik dewasa ini, sehingga organisasi kepemudaan yang lahir dari rahim Nahdlatul Ulama tersebut tidak dijadikan alat kepentingan elit.

“Kondisi politik sekarang sangat sulit ditebak, untuk itu perlu dianalisa dengan baik. Jangan karena materi kita menggadaikan ideologi,” ungkapnya.

Usai berdiskusi di ruang tengah rumah jabatan wakil gubernur, agenda silaturahim PW GP Ansor Sulsel tersebut, dilanjutkan santap malam bersama, di salah satu warung soto kambing bersama perbincangan yang lebih ringan.(Laporan: Abrar)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*