KAPOLSEK MAPSU: BAYI TERSEBUT TERLAHIR NORMAL, NAMUN ADA INDIKASI PENGANIAYAAN.

MHP. Takalar. Bayi laki-laki yang sudah tidak bernyawa di temukan warga mengapung dekat perkampungan di Tompotanah, kepulauan Tanahkeke, Kec. Mappakasunggu, kab. Takalar, Sulsel. Bayi malang  tersebut di duga kuat adalah hasil hubungan gelap dari kedua orang tuanya.

Mendapat info tentang hal itu, Kapolsek Mapsu AKP. Ahmad Rosma, bersama jajarannya langsung menuju lokasi di Tompotanah dengan perjalanan laut sekitar Satu Jam setengah dari Dermaga Takalar lama. (Senin: 05-11-2018)

Kepada Media KBPP Polri Sulsel yang di temui sepulang dari TKP di Tompotanah. Kapolsek Mapsu AKP. Ahmad Rosma, mengungkapkan bahwa menurut pengamatan bahwa bayi tersebut terlahir normal, namun kuat dugaan telah terjadi penganiayaan sehingga bayi tersebut meninggal. Namun dengan berbagai pertimbangan dan hambatan  bayi tersebut tidak di bawa ke rumah sakit untuk di otopsi, namun hanya mengambil sampel darah dan rambut untuk kepentingan test DNA, untuk mengungkap siapa orang tua bayi tersebut.

“Menurut pengamatan bahwa bayi tersebut terlahir normal kalau silihat secara fisik, namun tanda-tanda luka, diyakini bahwa telah mengalami penganiayaan.” Jelas Kapolsek Mapsu. (Release)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*