KEGIATAN MUSYAWARAH ANTAR DESA (MAD-I) TINGKAT KECAMATAN CAMBA DIHADIRI OLEH KOORDINATOR TENAGA AHLI P3MD KABUPATEN MAROS.

 

MHP. Maros. Kegiatan Musyawarah Antar Desa (MAD-I) tingkat Kecamatan Camba dihadiri oleh Koordinator Tenaga Ahli P3MD Kabupaten Maros, A. Mappisona yang bertindak selaku pemateri, Camat Camba dan Pendamping Desa Pemberdayaan (PDP), Pendamping Desa Teknik Infrastruktur (PDTI), Pendamping Lokal Desa (PLD) dan peserta dari seluruh Desa se Kecamatan Camba, lanjut Ibrahim.

Sementara itu Camat Camba, Drs. Zainuddin, B. Mangung sangat mengapresiasi program pemerintah ini, utamanya dalam bidang pembangunan di Desa yang menggunakan Dana Desa dari pusat.

Zainuddin menambahkan, bahwa ada 3 pilar utama pembangunan di Desa, yaitu Ekonomi, SDM, infrastruktur, kemudian masih ada kelemahan-kelemahan khususnya penggunaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) dan meminta kerjasamanya dalam melaksanakan atau mensukseskan program pemerintah dan memperhatikan skala prioritas, serta tujuan dan harapan dengan adanya Program Inovasi Desa (PID).

Kami sangat senang dengan adanya  Pendamping Desa Mulai dari Tenaga Ahli, PDP, PDTI, PLD yang akan membantu Pemerintah Desa mulai dari perencanaan, penganggaran sampai pada pelaksanaan, tandasnya.

Saya juga meminta kepada seluruh kepala Desa yg ada di Kecamatan Camba ini untuk bersinergi dengan PLD dan PDP dan PDTI karena itu merupakan mitra kerja pemerintah desa, katanya.

Sementara itu Koordinator Tenaga Ahli P3MD Kabupaten Maros, Andi Mappisona menegaskan bahwa Program Inovasi Desa ini sebenarnya tidak terlepas dari Program P3MD

di Desa dan sudah di tempatkan 2 orang Pendamping yang mengawal proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan.

Dana Desa yang turun ke Desa harus menghasilkan nilai tambah yakni adanya pendapatan tambahan yang sah berupa Pendapatan Asli Desa (PAD) yang tentunya harus melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) untuk meningkatkan kesejahteraan Masyarakat, tambahnya.

Puang Mappi juga menegaskan bahwa Pemerintah Desa dalam pencairan Dana Desa tidak di perbolehkan menarik uang sekaligus, harus berdasarkan Rencana Penggunaan Dana (RPD) dan harus sesuai regulasi yang mengatur dan Desa di himbau pada bulan desember 2017 Saldo Harus nol (0), tandasnya. (Laporan: Abrar)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*