KETUA SEPERNAS TAKALAR SESALKAN SIKAP BENDAHARA BAPPEDA TERKAIT PEMBAYARAN KORAN YANG TIDAK TRANSPARAN, DI CURIGAI DIGUNAKAN PADA KEGIATAN LAIN.

MHP. Takalar. Bendahara Bappeda Takalar Abd. Malik disesalkan oleh para wartawan yang telah menjalin kemitraan di kantor tersebut, hal tersebut lantaran sikapnya jauh berbeda dengan bendahara instansi yang lain di Takalar. Utamanya dalam pelayanan pembayaran langganan koran, karena terkesan tidak transparan dan kuat dugaan melakukan praktek pilih kasih.

Beberapa keluhan wartawan yang telah menjalin kemitraan di kantor Bappeda Takalar, alasannya seragam, bahwa Bendahara Abd. Malik terkadang memberikan janji-janji yang jarang di tepatinya. Sehingga tidak jarang terlihat wartawan keluar masuk di kantor tersebut hanya untuk menagih janji sang bendahara yang kalau tidak hari Jumat, nanti hari Senin. “ janji yang membosankan. Bagusnya kalo memang sudah tidak ada dananya, ya.. terus terang saja. Supaya kita tidak menunggu dan datang menagih. Ungkap seorang wartawan di  Kantor DPRD Takalar.

Menanggapi sikap bendahara Bappeda Abd. Malik. Ketua serikat pers reformasi nasional, Abdul Rauf Ampa, sangat meyesalkan kenyataan ini. “ memang keluhan teman-teman seperti itulah kenyataannya. Dan bendahara Bappeda memang sangat terkenal dengan janji-janjinya. Tidak seperti bendahara lain, yang kalau ketika membayar langganan koran, bahkan mereka sendiri yang lebih aktif memberikan informasi kepada rekan pers. Ungkap Rauf Ampa, yang di dampingi oleh Karaeng Tata (Karta) ketua lembaga komitepengawasan kegiatan (Lembaga KPK), ketika sedang antri untuk menerima pembayaran langganan koran di DPRD Takalar.

Lebih rinci Rauf Ampa mengakui bahwa bendahara Bappeda tidak tranparan dalam kegiatan membayar langganan media, ada kesan sembunyi-sembunyi dan juga pilih kasih. Jelas Ketua Sepernas Takalar.

Menurut pengamatan bahwa hanya dua instansi yang bendaharanya mirip dengan bendahara Bappeda. Yaitu bendahara Dinas Kebersihan dan lingkungan hidup. Sehingga perlu diselidiki siapa sangka dana-dana untuk langganan koran pada kedua instansi tersebut selalu di selewengkan membiayai kegiatan yang lain, sehingga yang sangat dirugikan adalah para wartawan yang sudahterlanjur menjadi mitra pada kantor Bappeda dan juga Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup. (Red)

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*